Pages

BEDA JIKA DILAKUKAN DENGAN HATI


Sebuah ungkapan mengajarkan kepada kita bahwa "Hati hanya bisa tersentuh dengan hati", ibarat dua insan yang bersatu untuk saling menyayangi, ia tersatu bukan karena benci melainkan karena ada cinta yang sama diantara keduanya. Begitulah hati yang memerlukan medan yang sama  untuk bisa seirama.

Kita sering mendengar sebuah ceramah yang sangat bagus, permainan intonasi dan gerak tubuh begitu mempesona, tutur katanya mengalir indah dan tertata, namun entah kenapa seolah ia kering tak bermakna, hanya lewat di telinga begitu saja.

Sering pula kita dengarkan sebuah ceramah yang biasa saja, tak ada gaya, tak ada permainan intonasi nada, namun ia begitu kuat menghujam dada, nembus kesetiap irisan hati, dan berakhir dengan deraian air mata kemudian merasakan ketenangan jiwa tiada tara.

Ada apa dan kenapa...?

source image : google.com
Ini urusan hati, seseorang yang berkata dengan hati maka akan terasa berbeda karena yang berbicara bukan lagi mulutnya, tetapi pembenaran dari apa yang pernah di lakukanya, seseorang yang berbicara dengan hati maka ia pasti telah benar-benar melakukan apa yang di ucapkanya, tidak lagi memperhitungkan hasil berupa materi, tapi ikhlas semata hanya berharap pahala dan kebaikan dari ALLAH SWT dari apa yang pernah dilakukanya.

Dan sungguh berbeda dengan orang yang tidak melakukan apa yang di ucapkanya meskipun tuturkata berusaha memainkan peran untuk membenarkanya, namun terasa kering kerontang bak musim kemarau di padang pasir, seolah ada batu penghalang yang membuat keraguan, terasa ganjil dengan aura yang berbeda.

Begitulah kekuatan hati yang memiliki ruh untuk bisa menautkan antara satu hati dan lainya, kekuatan yang tercurah dari Sang Maha Kuasa, karena berlaku benar sesuai dengan apa yang menjadi kehendakNYA, tidak berbohong dengan mengucapkan apa yang tidak pernah dilakukanya sehingga menjadi sebab di angkatnya keberkah dan tidak ada kebaikan darinya.

Semoga Allah menggolongkan kita menjadi orang-orang yang dekat dengaNYA, mengamalkan setiap apa yang di perintahkan olehNYA, sehingga saat kita berkata menyampaikan kebaikan-kebaikan kepada orang lain, kita adalah orang pertama yang melakukanya.

Dan semoga kita terhindar dari murka Allah sebab kita tidak melakukan apa-apa yang sering di ucapkan.
Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan
(QS As-Shaf : 3).

Lembang, 19/11/16 











ubaidillah

Perkenalkan nama saya Acep Firmansyah. Saya senang menulis berbagai hal mengenai aktivitas pribadi, isu-isu terkini, dan berbagai hal lainya. Terimakasih sudah berkunjung . Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat.

No comments:

Post a Comment