Pages

PANTAS SAJA


Pantas saja hatimu tak cemburu saat Al-Quran di nistakan, karena engkau sudah tak lagi dekat denganya, waktumu berlalu begitu saja tanpa pernah lagi membaca dan menghayatinya.

Ini musibah terbesarmu karena rasa cemburu itu sudah berlari darimu, sedang engkau butuh dan perlu denganya, bukankah Al-Quran adalah pedoman hidupmu, lantas darimana dan kepada apa engkau akan sandarkan lagi tuntunan hidupmu.

Bukankah Al-Quran akan memberikan Syafaat di alam kuburmu, lantas bagaimana mungkin engkau berlepas diri dari kebutuhan terhadapnya, sedang adzab kubur itu benar-benar ada.

Ini musibah terbesarmu karena rasa cinta itu telah pergi meninggalkanmu, cinta yang bersumber dari KeRahiman sang pencipta alam semesta, cinta yang sebenar-benarnya, cinta yang mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan jiwa, yang saat engkau memilikinya tak ada apapun yang mampu menandingi kenikmatanya, dan kini hatimu di isi oleh selain dari cinta kepada apa yang menjadi jalan mengenal Rabbmu, sesuatu yang akan menghancurkan dan membinasakanmu, karena tak ada abu-abu dalam Iman, saat engkau dekat dengan apa yang Allah perintahkan berarti engkau Ta'at, dan saat engkau jauh dari apa yang Allah perintahan berarti engkau sedang maksiat.

Haruskah rasa itu pergi dari hatimu, membiarkan ghirahmu pergi jauh bersama dengan kefasikanmu. Jika begitu maka ada pesan dari Buya Hamka untukmu "Jika kau diam saat Agamamu dihina, gantilah pakaianmu dengan kain kafan"

- Acep Firmansyah 5/11/2016

ubaidillah

Perkenalkan nama saya Acep Firmansyah. Saya senang menulis berbagai hal mengenai aktivitas pribadi, isu-isu terkini, dan berbagai hal lainya. Terimakasih sudah berkunjung . Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat.

No comments:

Post a Comment