Pages

PENGUASA, MURID PEMBUNUH DAN ISLAM



Penguasa. Mereka yang paling bertanggungjawab terhadap rusaknya ahlak para penimba ilmu di negri ini.


Murid membunuh guru bukanlah cerita baru dalam panggung pendidikan kita.


Pertanda moral mereka telah sekarat dan sesaat lagi binasa.


Tanyakan kepada mereka, "wahai para penguasa darimana datangnya kebaikan-kebaikan itu?".


"Kebaikan yang akan menghujam dalam dada setiap orang yang haus ilmu kemudian mengalir dalam baiknya ahlak mereka".


"Ketahuilah!. Tidak ada satupun sumber yang hakiki selain dari apa yang ada dalam Agama. "


Apa yang ada padanya adalah sebenar-benarnya jalan untuk menuju kebaikan, sebenar-benarnya pengikat dan pengendali dari arus kehancuran.



Aneh jika penguasa negri ini dengan sombong dan digjaya telah menantang Tuhan dengan terus menggerus dan menghilangkan nilai-nilai agama pada sendi pokok kehidupan.


Dalam pendidikan dimana ia satu dari banyak sendi yang tak luput mereka jahilkan.


Tengok berapa jam guru agama mereka berikan ruang untuk mengajar dalam setiap minggunya.


Mengajarkan para murid nilai-nilai kehidupan, nilai-nilai kebajikan, dan semua nilai-nilai keTuhanan yang akan mengikat mereka senantiasa berjalan sesuai dengan titah dan fitrahnya. Mengkhawatirkan bukan!.

Keberadaanyapun terkucilkan dengan materi yang tidak substansial, dan pemelintiran makna hanya dari kacamata penguasa dan elit-elit yang berkepentingan.


Padahal darinya mereka berharap agar anak bangsa bersih hatinya, bagus ahlaknya, dan lurus langkahnya. Mungkinkah!.


Sedang saat yang sama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, mesin penghancur tak pernah tidur  untuk melumat habis setiap sumsum, tulang dan darah dalam ruh dan jasad mereka.


Gaya hidup syahwati menggelayut dalam benak-benak mereka. Semua racun yang membunuh perlahan.


Pola pikir yang melenceng jauh dari nilai Rabbaniyah menjadikan mereka tergelincir kian dalam pada kebinasaan.


Aku katakan. "Percuma triliunan dolar di gelontorkan oleh sang penguasa, jika SEPILIS dan westernisasi kian menggurita di negri ini, semua tak jadi apa-apa selain bolu proyek bagi mereka."


"Percuma setiap waktu berganti kurikulum dari model satu ke model lainya, semua hanya kelinci percobaan jika menafikan konsep pendidikan Integral yang jauh-jauh hari pada suatu masa telah menghantarkan suatu kaum kepada puncak kehebatan dalam peradaban. Dialah umat Islam."


Konsep pendidikan yang berlari jauh dari agama, tak akan ada kehebatan apapun yang diraihnya selain dari kehancuran.


Tiada jalan dan solusi lain selain kembali kepada Islam.

Islam adalah jawan dari setiap tantangan dan perkembangan zaman.


Lembang : 4/2/2018 (selepas Isya setelah baca berita murid aniaya guru sampai meninghal di sampang)

ubaidillah

Perkenalkan nama saya Acep Firmansyah. Saya senang menulis berbagai hal mengenai aktivitas pribadi, isu-isu terkini, dan berbagai hal lainya. Terimakasih sudah berkunjung . Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat.

No comments:

Post a Comment