Pages

KEHILANGAN IDOLA



Apakah sebuah prestasi saat muda-mudi berbondong-bondong penuh sesak, hanya untuk meet&greet dengan seorang artis idola.?


Rela antri dan menunggu berjam-jam di bawa terik matahari hanya untuk menunggu kehadiranya. 

Dapat apa?

Ikut tenar seperti halnya sang artis?. Belum tentu.

Ikut mendulang uang seperti halnya sang artis?. Tentu tidak.

lantas apa yang di dapat?. 
TIDAK ADA. 

Tidak ada apapun yang di dapat selain rugi belaka. 

Rugi kita mengorbankan waktu dan materi hanya untuk menjadi pengekor dari sosok yang tidak memberi maslahat dan manfaat apalagi penyelamat.

Sejatinya tak pantas kita jadikan idola, bukankah mereka yang telah ikut andil menghancurkan generasi bangsa, sebagai pemeran dalam filmnya yang meracuni dan menyesatkan.

Berapa banyak kehancuran moral sebab karenanya. Gaya hidup bebas, pacaran tanpa batas, prilaku yang bablas, kemudian para anak muda mengikuti hal serupa, tontonan berubah jadi tuntunan.

Oh... nyatanya penomena itu bukanlah sebuah prestasi yang perlu di banggakan.

bukankah itu pertanda tentang satu dari banyak musibah yang menimpa generasi kita. Mereka telah kehilangan siapa yang sesungguhnya harus menjadi idola.

Idola yang telah menunjukan kepada jalan kebahagiaan yang sebenar-benarnya bahagia.

Idola yang telah menunjukan cinta kepada sebenar-benarnya cinta.

Idola yang menjadi penunjuk jalan kepada keselamatan.

Idola yang jauh-jauh waktu ribuan tahun sebelum kita ada, beliau telah memikirkan bagaimana nasib yang akan terjadi dengan kita.

SIAPAKAH DIA.
Dialah Rasulullah Muhammad
Nabi Akhir zaman. Sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya Idola. 

Semua yang kita cari ada padanya.

Dia adalah pemimpin negara yang hebat.
Dia adalah panglima pasukan yang ulung.
Dia adalah ahli strategi terbaik.
Dia adalah pemimpin agama yang paling berpengaruh di seantero jagat raya.
Dia adalah pembicara yang menggugah dan mengubah.
Dia adalah pebisnis yang sukses.
Dia adalah pemimpin rumah tangga terbaik.
Dia adalah sosok pribadi sehat dan kuat.
Dia adalah pribadi dengan ahlak paling mulia.
Dan sejuta kehebatan lainya.

Maka adakah di muka bumi ini sejak manusia pertama sampai berakhirnya kehidupan, yang jauh lebih baik dari Rasulullah.? Tidak Ada.

Maka siapapun tak pantas kita jadikan idola selain dari dirinya, keluarga atau sahabatnya yang senantiasa mengikuti langkahnya, atau para ulama dan pejuang yang berpegangteguh di jalanya.

~Acep Firmansyah~
Lembang 29-4-18

ubaidillah

Perkenalkan nama saya Acep Firmansyah. Saya senang menulis berbagai hal mengenai aktivitas pribadi, isu-isu terkini, dan berbagai hal lainya. Terimakasih sudah berkunjung . Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat.

No comments:

Post a Comment