Pages

KARENA NARASI BUKA ILUSI


Jika kita membuka sejarah, setiap kemenangan umat Islam tidak lepas dari basyiroh yang telah Rasulullah gambarkan mengenai kedatanganya. Baik kemenangan yang di raih semasa Rasulullah masih hidup ataupun kemenangan-kemenangan yang diraih setelah Rasulullah tiada.

Kemenangan-kemenangan yang diraih banyak diantaranya berdiri diatas ketidakmungkinan, ketidakmungkinan dalam pandangan akal manusia, namun fakta telah berbicara, hingga kemenangan itu benar-benar telah terjadi.

Kemenangan Romawi atas Persia pada tahun ke-2 Hijriyah, yang telah dikabarkan oleh Rasulullah beberapa tahun sebelumnya, bahkan termaktub pula dalam QS. Ar-Rum (Ayat 1-3).
Romawi disaat itu berdiri diatas ketidakmungkinan karena kondisinya dalam keadaan lemah pasca mengalami kekalahan oleh Persia pada peperangan sebelumnya. Sebaliknya Persia berada dalam puncak kejayaan.

Kabar penaklukan benteng Khaibar oleh Ali RA yang terjadi pada tahun ke-7 hijriyyah, dimana secara hitungan matematis kecil kemungkinan kemenangan itu terjadi mengingat Khaibar adalah salah satu benteng yang kuat memiliki persenjataan mutakhir dimasanya, jauh diatas kesiapan dan perlengkapan perang yang di miliki umat Islam. Namun fakta bisa membungkam realita, melalui keperkasaan Ali RA kaum yahudi pengkhianat mampu dikalahkan.

Penaklukan kota Hirah yang di kabarkan oleh Rasulullah penaklukanya, kemudian terbukti pada tahun ke-12 Hijriyyah kota Hirah di taklukan oleh Khalid Bin Walid.

Kabar Rasulullah tentang penaklukan kota Al Madaain yang kemudian terealiasi pada tahun ke-16 hijriyyah oleh Sa'ad Bin Abi Waqqas RA.

Kabar Rasulullah tentang penaklukan kota Mesir dimana terlealisasi pada tahun ke-20 Hijriyyah oleh Amru Bin Ash RA.

Kabar peperangan dengan bangsa Turki, penaklukan Yaman, Syam, Irak dan lainya di seluruh semenanjung arab yang dikemudian kabar tersebut benar-benar telah terbukti. Seluruh wilayah tersebut ditaklukan dan berbondong-bondong memeluk agama Allah.

Dan yang paling penomenal adalah tentang bisyarah penaklukan kota Kontantinopel dimana kota tersebut pada masanya merupakan representasi kota dengan benteng dan tentara terkuat juga termegah di dunia, menjadi rebutan setiap kerajaan dari masa ke masa.

Pada tahun 1453 H melalui tangan Muhammad Al-Fatih dimana Rasulullah mengabarkan bahwa beliau dan pasukanya adalah sebaik-baiknya pemimpin dan pasukan, mampu merealisasikan bisyarah Rasulullah untuk menaklukan kota Kontantinopel.

*NARASI BUKAN ILUSI*
Setiap perjalanan kemenangan yang di raih oleh umat Islam, hal tersebut tidak berjalan begitu saja, melainkan bergerak bersama kekuatan tekad pada sebuah tujuan. Bisyarah Rasulullah menjadi narasi besar yang senantiasi dipeliharan dan dijaga kemudian di turunkan dari generasi ke generasi, hingga kemenangan demi kemenangan itu dalam genggaman umat Islam.

Setiap yang Rasulullah gambarkan telah dan akan terbukti, maka sebuah narasi yang hadir dari setiap gambaran tersebut adalah fakta bukan ilusi. Fakta yang harus kita yakini kemudian kita bergerak untuk mengambil posisi.

*KEMENANGAN DITANGAN KITA*
Ada 5 fase yang akan manusia alami dimasa akhir zaman, sebagaimana yang Rasulullah sebutkan di dalam hadits berikut :
“Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, Beliau diam”. [HR. Imam Ahmad]

Para ulama bersepakat bahwa kini kita sedang berada pada fase raja-raja yang diktator dan menuju peralihan kepada masa dimana kalimah tauhid kembali tegak diseluruh belahan bumi dibawah konstitusi Al-Khilafah yang berpegang teguh pada manhaj kenabian.

*PALESTINA POROS PERJUANGAN*
Rasulullah mengabarkan bahwa poros perjuangan umat Islam akhir zaman berada di wilayah Syam yang di berkahi dimana salah satunya negri Palestina yang kini sedang terjajah berada.
Disanalah satu diantara beberapa tempat dimana Allah menjamin adanya pasukan-pasukan pejuang Islam yang senantiasa memegang teguh panji Allah. Dan umat Islam diperintahkan mengarahkan pandangan dalam perjuanganya ke negri tersebut.

Satu hal yang menjadi magnet utama kenapa negri Palestina menjadi tonggak permulaan dalam derap langkah perjuangan kita adalah karena disana Mesjid Al-Aqsa berada, Ia adalah salah satu simbol aqidah umat Islam. Mesjid tempat Isranya Nabi Muhammad SAW, mesjid yang pernah menjadi kiblat umat Islam dalam shalatnya, sebuah tempat yang menjadi tujuan wisata ruhani para Nabi, dan 1 dari 3 mesjid suci umat Islam dimana Allah lipatgandakan pahala ketika shalat di dalamnya.

Kita ketahui bersama, mesjid Al-Aqsa kini dalam bahaya besar, misi penghancuran dan menggantinya dengan 'Kuil Sulaiman' oleh yahudi durjana bukanlah dongeng belaka, berdekade-dekade telah mereka canangkan, berbagai tipu muslihat telah mereka lakukan hingga kini langkah mereka telah berbuah manis berupa penguasaan atas sebagian besar tanah Palestina, jika umat Islam abai maka bukan tidak mungkin keberadaan mesjid Al-Aqsa tinggal cerita.

Maka luka yang mengangga atas cedra yang dilakukan penjajah durjana terhadap mesjid Al-Aqsa dan Palestina pada umumnya adalah poros dan langkah utama umat Islam untuk membebaskanya.
Berusaha bersungguh-sungguh dengan segala daya dan upaya mengembalikan mesjid Al-Aqsa kepangkuan umat Islam. Dan kita yakini sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Allah dan Rasulnya bahwa permulaan kemenangan umat Islam pada fase akhir zaman diantara fase-fase yang ada bermula darisana.
Mari ambil bagian.

Acep Firmansyah - Ancol, Jakarta 11 Mei 2018.

ubaidillah

Perkenalkan nama saya Acep Firmansyah. Saya senang menulis berbagai hal mengenai aktivitas pribadi, isu-isu terkini, dan berbagai hal lainya. Terimakasih sudah berkunjung . Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat.

No comments:

Post a Comment